Direktur Utama PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda Nor Wahid Hasyim, ST, MM di dampingi Direktur Umun Yusfian Noor, SE  Direktur Teknik Ali Rachman AS, ST Sekretaris Dewan Pengawas DR  Irwan Gani, SE, MM dan Kepala Bagian terkait serta Kepala Unit Pelayanan Wilayah menyambut kedatangan rombongan Badan Pengawas PDAM DKI Jakarta yang dipimpin Drs Haryo Tienmar  AK, M.E, CPA, CA dengan  anggota Sriwidayanto Kaderi,  Taufik KS staf ahli. Herman S Kepala SPI, Nuramsyah Kepala  Sekretariat Badan Pengawas  PAM JAYA DKI Jakarta diruang rapat lantai 2 Kantor Pusat Jalan Tirta Kencana No 1 Samarinda, Senin 8 Oktober 2018.
"Terima kasih atas sambutan hangatnya,  kedatangan kami untuk study banding dalam rangka meningkatkan dan mendukung pelaksanaan pelayanan dan penyediaan air bersih yang menjadi program kerja PDAM DKI Jakarta sebagai landasan peningkatan kinerja dan masukan untuk melaksanakan tugas dan wewenang Dewan Pengawas kami lakukan kunjungan kerja dan study banding di PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda," kata Drs Haryo Tienmar, AK, ME, CPA,CA Ketua Dewan Pengawas PDAM DKi Jakarta.
Dijelaskannya bahwa rombongan akan berbagi informasi tentang sumber dan ketersediaan air baku, Kapasitas dan Kualitas Produksi,  Cakupan Layanan, Strategi penanganan kehilangan air ( NRW), Sistem Pengendalian Intetnal  Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kebjjakan Pemerintah Daerah maupiun Pusat.
" Kami ingin menimba ilmu tersebut dan berbagi informasi perkembangan real kondisi pelayanan dan pengembangan SPAM serta sumber sumber air baku yang aplikatif sekaligus menjalin hubungan silaturahmi sesama tukang ledeng," Jelas Haryo.
Sementara itu Direktur Utama Nor Wahid Hasyim merasa tersanjung dengan kehadiran Dewan Pengawas PDAM DKI Jakarta yang notabene adalah PDAM terbesar di Indonesia, baik dari jumlah pelanggan dan cakupan layanannya.
Diterangkannya bahwa PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda sumber air baku dari permukaan air Sungai Mahakam, dengan 15 IPA yang tersebar di wilayah Kota Samarinda dengan total kapasitas produksi 2.607,5 liter/detik, Cakupan layanan sudah mencapai 97 persen.
Untuk peningkatan SDM, secara rutin dan berkala dilakukan pelatihan dan diklat bahkan saat ini sudah memiliki Gedung Training Center sendiri. Untuk laporan keuangan selalu dilakukan audit oleh KAP independen dan BPKP maupun BPK.Untuk mewujudkan cakupan layanan 100 persen terus dikembangkan program Non Perpipaan dengan memanfaatkan sumur bor bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan kerahkan armada mobil tangki untuk wilayah yang tak terjangkau aliran perpipaan.
"Atas nama Direksi dan Manajemen kami sangat berterima kasih atas kedatangan rombongan Badan Pengawas PAM JAYA,  yang berkenan study banding ke PDAM Tirta Kencana Kot Samarinda. Semoga bermanfaat untuk meningkatkan pelayanan akan air bersih bagi masyarakat dan khususnya kinerka sesama tukang ledeng," tutur Nor Wahid Hasyim.
Seusai pemberian cindera mata acara diakhiri foto bersama di teras PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda.