perm_mediaBerita

Gelaran Iwwef 2017 Dibuka Gubernur Sulsel, Pdam Tirta Kencana Samarinda Berpartisipasi.


today 09 September 2017 | oleh : admin

Gubernur Sulawesi Selatan H Syahrul Yasin Limpo membuka secara resmi gelaran Indonesia Water & Wastewater Expo & Forum ( IWWEF) 2017 didampingi Walikota Makasar H Danny Rohmanto, Ketua DPP Perpamsi Rudy Kusmayadi dan seluruh DPD Pempamsi se Indonesia, para Direktur PDAM Se Indonesia termasuk Direktur PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda Alimudin, ST, Direktur Bidang Umum H Yusriansyah, SE dan Direktur Teknik Said Abdul Hamid, ST turut hadir diacara pembukaan yang berlangsung tanggal 6-9 Septembef 2017 di Makasar, Rabu 6/9/17.

"Kualitas air di Makasar sangat bagus, sehingga banyak ikan segar yang lezat yang wajib kita makan disini, karena air bersih menjadi bagian kita semua mari kita jaga kelestariannya," kata Danny Rohmanto dalam sambutan yang sekaligus mempromosikan wisata kuliner di daerahnya.

Danny mengharapkan agar air limbah wajib diperhatikan.

Sementara itu Rudy kusmayadi dalam laporan  sebagai ketua panitia IWWEF 2017 mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Makasar dan Pemerintah Propinsi Sulawesi Selatan yang telah memfasilitasi dan kelancaran kegiatan ini. Juga kerja keras DPP Perpamsi Pusat bekerja sama dengan PDAM Tirta Makasar.

"Event ini gelaran pertama di luar jawa dan berlangsung sangat sukses. Selain expo juga dilaksanakan seminar seminar yang bisa menambah ilmu bagi pegawai PDAM sekaligus ajang silaturahmi antar sesama tukang ledeng," terang Rudy Kusmayadi.

Syahrul Yasin Limpo secara resmi membuka gelaran IWWEF 2017 yang pertama dilaksanakan diluar jawa ini dengan menabuh gendang secara bersamaan diatas panggung. "Makasar bukan milik orang bugis tapi milik seluruh masyarakat Indonesia.Saya yakin amat strategis dan Perpamsi bagian yang bermakna, forum yang sangat penting dimana air sangat dibutuhkan dalam kehidupan 70 persen. Tanpa teori air yang terjaga dengan baik insya Allah kesejahteraan masyarakat daerah akan baik. Untuk itu wajib hukumnya dukungan dari Pemerintah daerah dan pusat. Pertanian, perkebunan dan peternakan akan baik jika airnya baik. Air menjadi sebuah kebutuhan dan harapan. Air bukan persoalan profit. Air milik rakyat untuk masa depan,"tandas Syahrul Yasin Limpo.

Regulasi dan kebijakan yang strategis akan dihasilkan dalam forum ini, koordinasi dari Institusi kelembagaan , agenda dan aksi yang jelas harus di manage secara profesinal bebas dari distorsi, transparansi, buang egocentris dan dipersatukan untuk kepentingan rakyat.

"Support dan budget dari pemerintah dan swasta sangat dibutuhkan melalui kerjasama dan MoU dan penggunaan teknologi yang modern,"tutur Syahrul Yasin Limpo