Untuk ke 2 kalinya PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda sudah  dapat berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan menyetor 2,5 Milyar ke Pemerintah Kota Samarinda.Hal ini seperti yang disampaikan Alimudin,ST Direktur Utama PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda  seusai donor darah yang bekerjasama dengan PMi Cabang Samarinda agenda rutin bakti sosial setiap 3 bulan sekali di ruang rapat lantai 2 kantor pusat Jalan Tirta Kencana No 1 Samarinda, 2 Juli 2018 kemarin.
"Alhamdulillahr kemarin ,Senin 2/7/18 kami sudah menyetor PAD tahap 2 ke Pemkot Samarinda sebesar 2,5 Milyar. Ini wujud kinerja kami makin meningkat sehingga sudah bisa setor PAD yang totalnya 7,1 Milyar untuk tahun 2018," kata Alimudin,ST Direktur Utama didampingi H Yusriansyah,SE Direktur Bidang Umum dan Keuangan.
Dengan demikian PDAM sudah menyetor 4,5 Milyar  per bulan Juli 2018 dimana sebelumnya bulan Mei 2018 kemarin sudah setor 2 Milyar . PAD yang di setor ke Pemerintah Kota Samarinda merupakan  kewajiban  PDAM yang sudah dilaksanakan sesuai Undang Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, Khususnya pasal 336 ayat 3  yang menyebutkan laba yang diperoleh Perusda yang akan di setorkan ke Pemerintah bergantung Kepala Daerah.
Tahap 1 sudah  dibayar tanggal 22 Mei 2018 seberar 2 Milyar, Tahap 2 dibayar tanggal 2Juli 2018 sebesar 2.5 Milyar dan  nanti tahap 3 Insya Allah bulan September kurang lebih sebesar 2.6 Milyar.
"Kami sudah menyetor PAD  total 4,5 Milyar per Juli 2018  dan nanti di bulan September 2018 sebesar 2,6 Milyar  dari total 7,1 Milyar yang wajib kita bayar," terang Alimudin.
Untuk cakupan pelayanan saat ini  PDAM sudah mencapai 97 persen sesuai laporan triwulan 1 tahun 2018 dengan jumlah pelanggan sekitar 151.399 pelanggan. Target tahun 2019 pelayanan ditargetkan mencapai 100 persen bisa terlayani seluruh wilayah kota Samarinda. PDAM akan terus berbenah perluas jaringan perpipaan ke wilayah yang belum terjangkau terutama wilayah pinggiran. Untuk tahun ini akan dibangun IPA Makroman untuk melayani masyarakat Kelurahan Makroman dan sekitarnya. Seperti kita ketahui untuk wilayah pinggiran sudah terlayani seperti di Kampung Pinang, Bantuas,Pampang dan Sei Siring.
"Insya Allah tercapai sisa 3 Persen ditahun 2019, kami terus kembangkan jaringan pipa. Disamping itu untuk wilayah yang susah dijangkau perpipaan sudah diprogramkan non perpipaan. Dengan menyebar Hidran Umum atau Tandon yang akan kami suplay dengan Armada mobil Tangki " jelasnya.
Alimudin meyakini target 3 persen bisa tercapai sesuai program Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), dimana walaupun setiap Penyelenggara Air Bersih tidak diwajibkan memenuhi  cakupan layanan 100-0-100 tahun 2019, namun PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda sudah siap mewujudkan cakupan layanan 100 persen.
"Percepatan pembangunan IPA Makroman eks IPA Lempake akan terwujud tahun ini.Sudah kami siapkan lahannya, saat ini sedang progres pematangan lahan.  Percepatan pelayanan juga sangat terbantu dengan sufah adanya 4 Unit Pelayanan Wilayah (UPW) yang tersebar di tiap Kecamatan.Karena itu kami yakin terwujud cakupan 100 persen layanan air  di tahun 2019," tutur Alimudin.