Sehubungan dengan adanya pekerjaan penggantian Travo di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Lipan pada hari Rabu, 8 Mei 2019 mulai pukul 08.00 sd selesai yang berimbas pada gangguan produksi dan aliran distribusi. Hal ini seperti disampaikan Kepala Produksi H Ady Fachrudy didampingi Kepala Seksi IPA Gunung Lipan Muhammad Sofyan melalui Humas PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda HM Lukman. " Ya, Hari Rabu, 8 Mei 2019 mulai pukul 08.00 sampai selesai ada pekerjaan penggantuan Travo PLN di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Lipan Jl Cipto Mangunkusumo," katanya. Imbas pekerjaan ini akan terganggu Produksi dan layanan Distribusi walaubtidak mati total karena akan menggunakan mesin genset. Namun beberapa wilayah akan alami gangguan distribusi diantaranya : - Wilayah Sebagian Jl Slamet Riyadi dan sekitarnya. - Wilayah Perum Pesona Mahakam dan Sekitarnya. - Wilayah Jl KH Harun Nafsi dan sekitarnya. - Wilayah Perum Bumi Prestasi Kencana dan sekitarnya. -Wilayah Jl AM Rifadin dan sekitatnya. -Wilayah Perum Grand Taman Ssribdan sekitarnya. -Wilayah Harapan Baru dan sekitarnya. - Wilayah Loa Janan Ilir dan sekitarnya. -Wilayah Palaran dan Sekitarnya. - Wilayah Mangkupalas dan sekitarnya. "Kami menghimbau kepada masyarakat dan pelanggan di jalur tersebut untuk bisa menampung air sebagai persediaan selama masih mengalir karena selama pekerjaan berlangsung aliran distribusi dari jalur IPA tersebut terganggu karena menggunakan Genset," terang Lukman. Untuk itu mewakili manajemen dirinya memohon maaf atas terganggunya layanan aliran distribusi selama pekerjaan berlangsung . Kegiatan pekerjaan penggantian Travo ini bertujuan untuk menjamin kelancaran produksi air bersih di IPA Gunung Lipan agar lebih lancar. Untuk informasi dan pelaporan hubungi contacy center kami di 0541-2088100 atau sms/wa ke 0811552226. "Atas nama manajemen kami memohon maaf atas terganggunya aliran distribusi di beberapa wilayah dari jalur IPA Gunung Lipan . Semoga pekerjaan berjalan lancar sehingga kedepannya hasil produksi akan selalu maksimal dan tetap terjaga kejernihannya," tutur Lukman.(Luk).