PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda akan melakukan perbaikan pipa transmisi air baku DN 250 MM pada hari Selasa, 30 April 2019 mulai pukul 08.00 wita sampai selesai. Imbasnya layanan produksi dan distribusi dari IPA Unit 3 Samarinda Seberang alami gangguan.Hal ini seperti disampaikan Kabag Distribusi H Anwar S didampingi Kepala Produksi H Ady Fahrudi didampingi Kepala Seksi IPA IPA Unit 3 Samarinda Seberang Faturrachman melalui Humas PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda HM Lukman. "Besok , Selasan30 April 2019 ada pekerjaan pipa transmisi air baku dn 250 mm di Intake Pada Elo Samarinda Seberang, berimbas pada layanan produksi dan distribusi dari jakur IPA tersebut, " kata Lukman. Dijelaskannya diperkirakan imbas pekerjaan pengurasan ini beberapa wilayah dari jalur tersebut akan mengalami gangguan distribusi.Adapun wilayah yang terganggu aliran distribusi yaitu : 1. Jl S Hasanudin dan sekitarnya. 2. Jl Bungtomo dan sekitarnya. 3. Jl Sei Keledang dan sekitarnya. 4. JL Patimura dan sekitarnya 5. Jl Mas Penghulu dan sekitarnya 6.Wilayah Kampung Baqa dan sekitarnya. 7. Jl KH Harun Nafsi dan sekitarnya. 8. Wilayah Kampung Tenun dan sekitarnya 9. dan sekitarnya. 10. Wilayah Mangkujenang dan sekitarnya "Kami menghimbau kepada masyarakat dan pelanggan di jalur tersebut untuk bisa menampung air sebagai persediaan selama masih mengalir karena selama pekerjaan berlangsung aliran distribusi dihentikan, sementara" terang Lukman. Untuk itu mewakili manajemen dirinya memohon maaf atas terganggunya layanan aliran distribusi selama pekerjaan perbaikan pipa berlangsung . Kegiatan pekerjaan ini bertujuan untuk menjaga kelancaran agar ke produksi dan distribusi air bersih selalu tetap terjaga. "Atas nama manajemen kami memohon maaf atas terganggunya aliran distribusi di beberapa wilayah yang di jalur IPA sedang lakukan perbaikan.. Semoga berjalan lancar dan sesuai jadwal sehingga produksi dan distribusi akan selalu tetap lancar , untuk info dan pelaporan pdam bisa disampaikan melalui contact center 0541-2088100 atau sms/wa ke 0811552226, tuturnya.